Selasa, 02 Juli 2024

RESUME: LITERASI DAN KOMUNIKASI "BAGAIMANA MENJADI SISWA ABAD 21?"

RESUME: LITERASI DAN KOMUNIKASI

BAGAIMANA MENJADI SISWA ABAD 21?

Oleh :    1. Dr. Yuyun Sri Yuniarti, M.Pd. (Sekum HIPPER 4.0)
2. Fathur Rachim, M.Pd. (Ketum HIPPER 4.0)


Gbr. 1.
Ilustrasi Literasi dan Komunikasi Abad 21


Semakin berkembangnya zaman, peserta didik yang merupakan bagian dari penerus bangsa, pewaris bumi dan pendidikan di masa depan sangat memerlukan Kemampuan Abad 21. Pentingnya Kemampuan Abad 21 untuk peserta didik ini diantaranya dapat meningkatkan prestasi, serta sebagai ajang untuk mempromosikan kemampuan kognitif serta psikomotorik yang didapatkannya di sekolah atau ketika pendidikan terakhir, guna meningkatkan mutu atau kualitas individu peserta didik, yang kedepannya dapat mereka gunakan untuk mensukseskan diri dalam dunia karir. Namun untuk mencapai target ini, peserta didik juga memerlukan lingkungan belajar yang efektif untuk menunjang pembelajaran dan pengembangan Abad 21. Oleh karena itu, kolaborasi antara media, teknologi informasi, pengalaman kehidupan nyata, sikap, dan lain sebagainya, sangat diperlukan dalam proses pembelajaran. 


Dengan mengangkat tema Menjadi Peserta Didik / Siswa di Abad 21 dalam Webinar HIPPER 4.0, diharapkan seluruh Guru, Guru Penggerak, dan Orang Tua atau Peserta Didik sendiri dapat lebih memahami konsep Pembelajaran Abad 21. Berdasarkan pilar pembelajaran menurut UNESCO :

  1. Learning to know; Learning to do, 

  2. Learning to be Person, 

  3. Learning to live together, 

  4. Learning to Transform Oneself and Society, dan 

  5. Belajar untuk memperkuat keimanan, ketaqwaan, dan akhlak mulia

Dari sejarah pilar pembelajaran menurut UNESCO dan poin kelima, maka disimpulkan dalam Undang-undang No. 20 Tahun 2003 tentang Tujuan Pendidikan Nasional yaitu mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta ebrtanggung jawab.


Di masa kini, dampak positif Pembelajaran Abad 21 dapat dilihat dengan adanya Ticketing Online. Di masa dulu, untuk bepergian menggunakan kereta api, warga Indonesia masih mengantri tiket di tempat pembelian tiket kemudian masuk ke peron dengan cara mengantri untuk di cek karcisnya satu per-satu oleh petugas ticketing. Namun di masa kini, para penumpang kereta hanya memerlukan e-mOney atau kartu sejenisnya untuk melakukan check in ke area tunggu kereta api. Hal ini semacam ini, merupakan contoh dari adanya perubahan pengetahuan dan kecakapan hidup di masa dulu dan masa kini, serta Revolusi Industri 5.0. 


Lalu bagaimana menciptakan Peserta Didik Abad 21?

Menurut ISTE (International Society Technology in Education) Students 2016, berikut beberapa hal yang dijadikan poin terpenting agar peserta didik dapat hidup dengan kecakapan Abad 21.

  1. Digital Citizen

Peserta didik menjadi pribadi yang melek teknologi, tidak gagap teknologi.


  1. Knowledge Constructor

Peserta didik di masa depan menjadi pembuat, penyusun, atau mengkonstruksi suatu bidang ilmu, atau keilmuan tertentu.


  1. Innovative Designer

Peserta didik menjadi manusia yang mampu memiliki kemampuan berinovasi sesuai dengan critical thinking yang dimilikinya.


  1. Computational Thinker

Peserta didik dapat menjadi pribadi yang berpikir rasional dan memajukan kehidupan masyarakat sekitar melalui inovasi dan kreatifitas.


  1. Creative Communicator

Peserta didik harus menjadi seorang komunikator yang kreatif, mampu mengkomunikasikan sesuatu dengan cara yang kreatif, atau menjadi Public Speaker yang baik.


  1. Global Collaborator

Peserta didik dapat menjad agen atau pribadi yang dapat berkolaborasi untuk memajukan dan mengembangkan pendidikan Indonesia.


  1. Empowered Learner

Peserta didik dapat menjadi penerus bangsa yang dapat memberdayakan potensi-potensi lingkungan di sekitarnya, mulai dari potensi sumber daya alam dan sumber daya manusia.


(Dirangkum atau dibuatkan resume kembali oleh Widiyati, S.S., Gr.)




Tidak ada komentar:

Posting Komentar